Artikel

Tentang Puasa Tarwiyah dan Arafah

Ponpes.net – Banyak sekali keistimewaan bulan Dzulhijah. Salah satunya adalah adanya ibadah puasa yang disunahkan pada bulan tersebut. Tanggal 8 Dzulhijah dinamakan puasa Tarwiyah dan tanggal 9 Dzulhijah dinamakan puasa Arafah.

Di antara keutamaannya kedua puasa tersebut adalah:
1. Puasa Tarwiyah dapat menghapus dosa satu tahun yang telah terlewati.
2. Sedangkan puasa hari ‘Arafah dapat menghapus dosa dua tahun (1 tahun lalu dan 1 tahun yang akan datang).

Dikarenakan tanggal 10 Dzulhijah telah ditetapkan pemerintah pada 1 September 2017, maka kedua puasa tersebut dilaksanakan pada tanggal 30 dan 31 Agustus 2017.

Tata Cara

Niat puasa Tarwiyah

نويت صوم تروية سنة لله تعالى

Ejaan: Nawaitu Sauma Tarwiyata Sunnatal Lillahi Ta’ala
Artinya: “Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala.”

Niat puasa Arafah

نويت صوم عرفة سنة لله تعالى

Ejaan: Nawaitu Sauma ‘Arafata Sunnatal Lillahi Ta’ala
Artinya: “Saya niat puasa Arafah , sunnah karena Allah ta’ala.”

Kedua puasa tersebut memiliki dasar, maka tidak perlu di perdebatkan lagi karena semua ada dasarnya.

Mengapa Dinamakan Tarwiyah dan Arafah?

Kita ketahui adanya tuntunan ini bersumber dari kisah Nabi Ibrahim dan anaknya, Nabi Ismail. Setelah sekian lama menanti kedatangan putra kesayangannya, Nabi Ibranim mendapati dalam mimpinya bahwa beliau diperintah Allah untuk menyembelih anaknya yang bernama Ismail itu.

Mimpi yang didapati Nabi Ibrahim bertepatan pada tanggal 8 Dzulhijah. Beliau melihat (bahasa Arabnya ra’yu) dalam mimpinya beliau diperintahkan Allah menyembelih anaknya. Namun dalam tahap ini beliau masih diselimuti kebimbangan, apakah ini benar-benar perintah dari Allah atau bukan? Oleh karena itulah peristiwa, di malam 8 Dzulhijah ini dinamakan ‘hari menimbang-nimbang dalam penglihatan dari mimpi beliau’. Dalam bahasa arab disebut Tarwiyah asal dari kata ra’yu.

Dalam kondisi kebimbangan tersebut, akhirnya pada mimpi keduanya, tanggal 9 Dzulhijah, Nabi Ibrahim memperoleh kemantapan. Beliau tahu bahwa perintah ini berasal dari Allah swt. Oleh karenanya hari pengetahuan Nabi Ibrahim ini disebut Arafah yang artinya mengetahui.

Ingatkan saudara-saudara kita dengan menyebarkan berita ini 😉

Tentang penulis

Redaksi

Pengatur lalu lintas konten yang berlalu-lalang di website ini, termasuk menyunting berbagai artikel yang masuk via email. Ingin mengirim artikel tentang dunia pesantren? Bisa melalui ponpesnet[at]gmail[dot]com

Yuk komen

Tulis komentar kamu di sini

nine + 19 =

Quote

Jadilah seperti matahari bagi memberi dan mengasihi
Jadilah seperti malam untuk menutupi kesalahan orang lain
Jadilah seperti alir air untuk kemurahan hati
Jadilah seperti maut untuk kesumat dan amarah
Jadilah seperti bumi untuk kerendahan hati
Muncullah sebagaimana kamu
Jadilah sebagaimana kamu muncul

– Maulana Jalaluddin Rumi –