Berita

GRATIS Biaya Mondok di Pondok Pesantren KH Anwar Zahid

Ponpes.net – Salah satu Kiai yang dalam berdakwah menyelipkan humor-humor ringan dan paling viral di jagad media sosial saat ini adalah KH. Anwar Zahid. Selain dakwahnya, informasi tentang gratisnya mondok di Pesantren Pesantren (ponpes) yang diasuhnya juga sedang ramai dibicarakan.

Iya, Ponpes As-Syafi’iyah namanya, sebuah pesantren berbasis Bahasa dan Al-Quran. Terletak di Jalan Masjid Baitul Abidin – Simo RT. 03 RW. 04, Simorejo, Kanor, Bojonegoro, Jawa Timur, bangunan untuk Pondok Pesantren, Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) ini didirikan.

Saat ini jumlah santri KH. Anwar Zahid baru sebanyak 400 santri lebih. Santri laki-laki 150 orang, sedangkan sisanya adalah santri perempuan.

Brosur Ponpes As-Syafi’iyah. Sumber: twitter.

Kebanyakan santri yang diasuhnya merupakan anak-anak transmigrasi yang masih minim dalam pengetahuan tentang agama Islam. Selain itu, mayoritas santrinya juga merupakan anak yatim dan anak-anak yang kurang mampu. Mereka berasal dari daerah Sumatera, Jambi, Palu, Riau, Papua serta beberapa daerah lain di luar pulau Jawa.

Banyak sekali motivasi para santri yang ingin mondok di Ponpes Kiai kelahiran tahun 1974 di daerah Bojonegoro ini. Salah satu niat mereka adalah karena termotivasi ingin bisa ceramah seperti Anwar.

Kiai yang mempunyai julukan Kiai Qulhu ini berharap santri yang dididiknya kelak akan dapat memperjuangkan agama Islam di tanah kelahirannya. Ia juga mengajak anak-anak yang kurang mampu yang ingin belajar agama Islam untuk mondok di tempatnya.

“Saya siap menampung anak-anak yang memang kurang mampu, khususnya anak-anak yatim piatu. Saya gratiskan sekolah dan ngajinya,” pungkasnya.

Ayo ajak sanak saudara anda ke Pondok Pesantren 😉

Tentang penulis

Redaksi

Pengatur lalu lintas konten yang berlalu-lalang di website ini, termasuk menyunting berbagai artikel yang masuk via email. Ingin mengirim artikel tentang dunia pesantren? Bisa melalui ponpesnet[at]gmail[dot]com

Komentar

Tulis komentar kamu di sini

Tinggalkan Balasan ke Redaksi Cancel reply

eighteen − twelve =

Quote

Jadilah seperti matahari bagi memberi dan mengasihi
Jadilah seperti malam untuk menutupi kesalahan orang lain
Jadilah seperti alir air untuk kemurahan hati
Jadilah seperti maut untuk kesumat dan amarah
Jadilah seperti bumi untuk kerendahan hati
Muncullah sebagaimana kamu
Jadilah sebagaimana kamu muncul

– Maulana Jalaluddin Rumi –