Berita

Alumni Ponpes Nurul Jadid Paiton Ini Sulap Pelepah Pisang Kering Menjadi Lukisan

Ponpes.net – Selama ini pelepah pohon pisang identik dengan sampah. Apalagi jika kondisinya sudah kering, pelepah pohon pisang sering dimusnahkan begitu saja dengan cara dibuang dan dibakar. Namun di tangan pria asal Situbondo ini, pelepah pohon pisang kering justru bisa menjadi bahan karya seni bernilai tinggi.

Taufiq Hasan (35), berhasil ‘menyulap’ pelepah pohon pisang kering menjadi aneka ragam lukisan yang cukup memikat. Mulai dari lukisan alam pedesaan yang asri, lukisan hewan liar, lukisan tokoh-tokoh nasional, dan lainnya. Lukisan berbahan pelepah pohon pisang kering itu dituangkan di atas ‘kanvas’ berbahan triplek atau kardus.

Meski terlihat sederhana, namun kreativitas Taufiq ini dinilai mengandung karya seni yang cukup menggiurkan. Tak heran, jika kini bapak 2 anak ini mulai banjir pesanan. Tak hanya dari berbagai wilayah di Jawa Timur, order lukisan berbahan pelepah pisang ini juga datang dari sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Bali.

“Sekarang ada 12 pesanan lukisan pelepah pisang, termasuk dari Jawa Tengah dan Bali. Padahal, selama ini saya hanya memperkenalkan lukisan ini lewat media sosial, juga dibantu teman-teman,” kata Taufiq Hasan, Kamis (3/8/2017).

Saat dikunjungi, rumah Taufiq Hasan yang terletak di Dusun Blumbang RT 12 RW 04 Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, pelepah pohon pisang kering tampak berserakan di sisi barat teras rumahnya. Di antaranya terlihat sudah selesai dibentuk mirip aneka lukisan yang diinginkan. Seperti gambar kuda, mirip pohon kelapa, asesoris bangunan rumah, dan sebagainya.

Tak jauh, juga terdapat peralatan Taufiq membuat lukisan berbahan pelepah pohon pisang kering. Di antaranya pisau, gunting, penggaris, lem, kardus dan lembaran triplek. Dengan bahan dan peralatan itulah, Taufiq membuat lukisan sesuai keinginan dan pesanan.

“Jadi, ini murni bahannya hanya dari pelepah pisang kering. Dasarnya ya triplek atau kardus ini. Tidak ada intervensi zat pewarna, seperti cat atau lainnya,” papar pria yang juga alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid Paiton Probolinggo.

Taufiq menciptakan kreativitas karya seni berbahan pelepah pisang kering itu sejak beberapa tahun terakhir. Awalnya, Taufiq prihatin melihat banyaknya pelepah pohon pisang depan rumahnya, yang selalu berujung jadi sampah. Setiap buah pisang di panen, pohon pisang pun ditebang lalu dibuang.

Dari situ, Sekretaris PAC Ansor Kapongan ini berpikir untuk menjadikan pelepah pohon pisang kering itu menjadi sesuatu yang berguna. Taufiq pun memanfaatkan bakatnya dibidang seni artistik, khususnya dekorasi. Sehingga dia pun mulai coba-coba menjadikan pelepah pohon pisang itu sebagai dasar lukisan. Hasilnya, sungguh cukup menggiurkan dan mampu memikat hati banyak seniman.

“Kalau bahan sudah lengkap, satu lukisan bisa selesai satu sampai dua hari, tergantung tingkat kesulitannya,” papar Taufiq Hasan yang juga pernah nyantri di Ponpes Sumber Bunga Sletreng. Kecamatan Kapongan.

Sumber: detik.com

Tentang penulis

Redaksi

Pengatur lalu lintas konten yang berlalu-lalang di website ini, termasuk menyunting berbagai artikel yang masuk via email. Ingin mengirim artikel tentang dunia pesantren? Bisa melalui ponpesnet[at]gmail[dot]com

Yuk komen

Tulis komentar kamu di sini

one × three =

Quote

Jadilah seperti matahari bagi memberi dan mengasihi
Jadilah seperti malam untuk menutupi kesalahan orang lain
Jadilah seperti alir air untuk kemurahan hati
Jadilah seperti maut untuk kesumat dan amarah
Jadilah seperti bumi untuk kerendahan hati
Muncullah sebagaimana kamu
Jadilah sebagaimana kamu muncul

– Maulana Jalaluddin Rumi –