Artikel

Santri Intensifkan Kajian Kitab Kuning Selama Ramadhan 1447 H

Santri Intensifkan Kajian Kitab Kuning Selama Ramadhan 1447 H

Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, para santri di berbagai pondok pesantren di Indonesia menggelar kajian intensif kitab kuning, khususnya Ayyuhal Walad karya Imam Al-Ghazali. Kitab ini menjadi fondasi akhlak dan spiritualitas bagi generasi muda yang sedang menempuh pendidikan tradisional.

Kegiatan tidak hanya terbatas pada hafalan, tetapi juga diskusi mendalam tentang penerapan nilai-nilai kitab dalam kehidupan sehari-hari. Pengasuh pondok menekankan bahwa Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat ikatan dengan ilmu dan amal, bukan sekadar menahan lapar dan haus.

Di Pondok Pesantren Darussalam, Jawa Tengah, santri bahkan mengadakan β€œMalam Bina Iman” setiap 10 hari sekali, di mana mereka mempresentasikan pemahaman mereka tentang satu bab dari Ayyuhal Walad di hadapan ustadz dan sesama santri.

Ini adalah wujud nyata dari semangat thalab al-β€˜ilm (menuntut ilmu) yang selalu dijunjung tinggi dalam tradisi pesantren β€” sebuah warisan yang terus lestari di tengah arus modernisasi.

Tentang penulis

Redaksi

Pengatur lalu lintas konten yang berlalu-lalang di website ini, termasuk menyunting berbagai artikel yang masuk via email. Ingin mengirim artikel tentang dunia pesantren? Bisa melalui ponpesnet[at]gmail[dot]com

Yuk komen

Tulis komentar kamu di sini

4 × two =

Quote

Jadilah seperti matahari bagi memberi dan mengasihi
Jadilah seperti malam untuk menutupi kesalahan orang lain
Jadilah seperti alir air untuk kemurahan hati
Jadilah seperti maut untuk kesumat dan amarah
Jadilah seperti bumi untuk kerendahan hati
Muncullah sebagaimana kamu
Jadilah sebagaimana kamu muncul

– Maulana Jalaluddin Rumi –