Doa Sesudah Hubungan Intim (Jimak)

Ponpes.net – Setelah melakukan tugas sebagai suami istri, jangan lupa untuk melakukan doa. Dianjurkan memuji Allah atas nikmat dan karunia-Nya. Di samping itu, kita dianjurkan untuk berdoa setelah jimak sebagaimana disinggung oleh Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dalam Al-Ghuniyah li Thalibi Thariqil Haqqi Azza wa Jalla, juz I, halaman 103.

بِسْمِ اللهِ الحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ خَلَقَ مِنَ المَاءِ بَشَرًا فَجَعَلَهُ نَسَبًا وَصَهْرًا وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيْرًا

Bismillah. Alhamdulillâhilladzî khala minal mâ’i basyarâ, faja‘lahû nasaban wa shahrâ, wa kâna rabbuka qadîrâ.

Artinya, “Dengan nama Allah, segala puji bagi-Nya yang telah menciptakan manusia dari air, lalu menjadikannya sebagai keturunan dan kekerabatan. Tuhanmu maha kuasa.”

Syekh Abdul Qadir menyarankan, doa ini dibaca cukup di dalam hati, tanpa menggerakan mulut. Doa setelah hubungan intim ini merupakan bagian dari adab jimak.

Adapun doa sebelum melakukan jimak adalah sebagai berikut.

Doa Sebelum Hubungan Intim (Jimak)

Ponpes.net – Para pengantin baru tentu tidak sabar menantikan momem malam pertama. Momen yang paling ditunggu-tunggu sebagian besar pasangan suami-istri adalah melakukan jimak. Sebelum melakukan ibadah itu, ada baiknya melakukan wudhu dan shalat sunah terlebuh dahulu.

Doa sebelum berhubungan suami-istri ini diharapkan dapat mendatangkan perlindungan Allah SWT. Di samping itu, kita mengharapkan dalam doa tersebut karunia anak saleh kelak jika Allah menakdirkannya dari hubungan tersebut.

Hal ini diterangkan oleh Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dalam Al-Ghuniyah li Thalibi Thariqil Haqqi Azza wa Jalla fil Akhlaq wat Tashawwuf wal Adabil Islamiyah, Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyah, tahun 1997 M/1417 H, juz I, halaman 103.

بِسْمِ اللهِ العِلِيِّ العَظِيْمِ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنْ قَدَّرْتَ أَنْ تَخْرُجَ مِنْ صُلْبِيْ، اَللَّهُمَّ جَنِّبْنِي الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنِيْ

Bismillâhil ‘aliyyil ‘azhîm. Allâhummaj‘alhu dzurriyyatan thayyibah in qaddarta an takhruja min shulbî. Allâhumma jannibnis syaithâna wa jannibis syaithâna mâ razaqtanî.

Artinya, “Dengan nama Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Tuhanku, jadikanlah ia keturunan yang baik bila Kau takdirkan ia keluar dari tulang punggungku. Tuhanku, jauhkan aku dari setan, dan jauhkan setan dari benih janin yang Kauanugerahkan padaku.”

Sebelum berhubungan, pasutri juga dianjurkan untuk melakukan ‘pemanasan’ terlebih dahulu agar semakin menikmatinya.

Setelah berhungan, dianjurkan pasutri juga membaca doa berikut.

Gagal mengambil konten.