Ponpes.net – Secara kebahasaan, โMultazamโ diambil dari kata โiltazamaโ yang artinya โmerapatkanโ. Pasalnya, seseorang yang sedang berdoa di Multazam disunahkan untuk merapatkan dadanya pada lokasi antara hajar aswad dan pintu kaโbah.
Multazam merupakan bagian dinding kaโbah antara hajar aswad dan pintu kaโbah.
Terdapat sebuah hadits yang menyebutkan tentang keistimewaan berdoa di Multazam, yaitu.
ุนููู ุนูู ูุฑู ุจููู ุดูุนูููุจู ุนููู ุฃูุจููููู ููุงูู ุทูููุชู ู ูุนู ุนูุจูุฏู ุงูููู ููููู ููุง ุฌูุฆูููุง ุฏูุจูุฑู ุงููููุนูุจูุฉู ููููุชู ุฃููุงู ุชูุชูุนููููุฐู. ููุงูู ููุนููุฐู ุจูุงูููู ู ููู ุงููููุงุฑู. ุซูู ูู ู ูุถูู ุญูุชูู ุงุณูุชูููู ู ุงููุญูุฌูุฑู ููุฃูููุงู ู ุจููููู ุงูุฑูููููู ููุงููุจูุงุจู ููููุถูุนู ุตูุฏูุฑููู ููููุฌููููู ููุฐูุฑูุงุนููููู ููููููููููู ููููุฐูุง ููุจูุณูุทูููู ุงู ุจูุณูุทูุง ุซูู ูู ููุงูู ููููุฐูุง ุฑูุขูููุชู ุฑูุณููููู ุงูููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ููููุนููููู.
Artinya, โDiriwayatkan dari Amr bin Suaib, dari ayahandanya, ia mengatakan, โAku sedang berthawaf bersama Abdullah (Abdullah bin Umar). Ketika kami berada di belakang Baitullah, aku bertanya, โtidakah kamu memohon perlindungan?โAbdullah pun mengucapkan, โKami berlindung kepada Allah dari panasnya siksaan api neraka.โ Setelah selesai, Abdullah menyalami hajar aswad dan berdiri antara hajar aswad dan pintu kaโbah, lalu merapatkan dada, muka, kedua siku, dan kedua telapak tangan nya, โseperti inilah aku melihat Rasulullah SAW melakukannya,โโ (Sunan Abu Daud dalam Bab Multazam, hadits nomor 1623, juz 5).
Mengacu pada hadits diatas, dapat dipahami bahwa Multazam merupakan tempat spesial yang dijadikan oleh Allah SWT, dimana doa-doa yang disampaikan di tempat tersebut akan diijabah oleh Allah SWT.
Tatacara berdoa di Multazam ialah dengan merapatkan dada, muka, kedua siku, dan kedua telapak tangan pada dinding Multazam, sambil mengucapkan doa apa saja yang kita inginkan, khususnya doa memohon perlindungan sebagaimana redaksi hadits di atas.
Sebenarnya tidak ada riwayat tentang doa khusus di Multazam, tetapi Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar, juz 1, halaman 195, menyebutkan doa yang sunah dibaca saat berada di Multazam.
ุงูููู ูููู ุงููุญูู ูุฏู ุญูู ูุฏูุง ููููุงููู ููุนูู ููู ููููููุงููุฆู ู ูุฒูููุฏููู ุฃูุญูู ูุฏููู ุจูุฌูู ูููุนู ู ูุญูุงู ูุฏููู ู ูุง ุนูููู ูุชู ู ูููููุง ููู ูุง ููู ุฃูุนูููู ู ููุนูููู ุฌูู ูููุนู ููุนูู ููู ู ูุง ุนูููู ูุชู ู ูููููุง ููู ูุง ููู ู ุฃูุนูููู ู ููุนูููู ููููู ุญูุงูู ุงูููู ุตูููู ููุณููููู ู ุนูููู ู ูุญูู ููุฏู ููุนูููู ุขูู ู ูุญูู ููุฏู ุงูููู ุฃูุนูุฐูููู ู ููู ุงูุดููููุทูุงูู ุงูุฑููุฌูููู ู ููุฃูุนูุฐููููู ู ููู ููููู ุณูููุกู ููููููุนููููู ุจูู ูุง ุฑูุฒูููุชููููู ููุจูุงุฑููู ูููู ูููููู ุงูููู ุงุฌูุนููููููู ู ููู ุฃูููุฑูู ู ููููุฏููู ุนููููููู ููุฃูููุฒูู ููููู ุณูุจููููู ุงูููุฅูุณูุชูููุงู ูุฉู ุญูุชููู ุฃูููููุงูู ููุง ุฑูุจูู ุงููุนูุงููู ููููู
Allรขhumma lakal hamdu hamdan yuwรขfรฎ niโamaka wa yukรขfiโu mazรฎdaka. Ahmaduka bi jamรฎโi mahรขmidika mรข โalimtu minhรข wa mรข lam aโlam wa alรข jamรฎโi niโamika, mรข โalimtu minhรข wa mรข lam aโlam wa alรข kulli hรขl. Allรขhumma shalli ala Muhammadin wa ala รขli Muhammadin. Allรขhumma aโidznรข minasy syaithรขnir rajรฎm wa aโidzni min kulli sรป` wa qannโni bi mรข razaqtanรฎ wa bรขrik lรฎ fรฎhi. Allรขhummaj โalnรฎ min akrami wafdika โalaika wa alzimnรฎ sabรฎlal istiqรขmati hattรข alqรขka yรข Rabbal รขlamรฎn.
Artinya, โYa Allah, bagi-Mu pujian, (dengan) pujian yang meliputi seluruh anugerahmu. Aku bersyukur pada-Mu atas segala macam pemberian-Mu, baik yang kuketahui ataupun yang tidak kuketahui, dan atas segala nikmat-Mu, baik yang kuketahui ataupun yang tidak kuketahui, dan atas segalanya. Ya Allah, sholawat dan salam semoga tercurah limpahkan pada Nabi Muhammad dan keluarganya. Ya Allah, lindungi aku dari setan yang terkutuk, lindungi pula aku dari segala kejelekan, cukupi aku dengan segala yang Kauberikan kepadaku, dan berkahi aku dalam rezeki tersebut. Ya Allah, jadikan aku sebagai tebusan yang terbaik terhadap-Mu, dan tetapkan aku pada jalan yang istiqamah hingga aku kelak bertemu dengan-Mu, wahai Tuhan semesta alam.โ Wallahu aโlam.
Sumber: nu.or.id







Yuk komen