Kembali ke jalur belajar
NAHWU -- BAB 10 Matan Al-Jurumiyah

Objek yang Menerima Perbuatan

Al-Maf'ul Bih

Maf'ul bih adalah isim manshub yang menerima langsung perbuatan dari fa'il — semacam objek dalam bahasa Indonesia. Susunan dasarnya: fi'il, lalu fa'il, lalu maf'ul bih. Tapi urutan ini bisa berubah (maf'ul bih didahulukan) untuk memberi penekanan makna. Beberapa fi'il bisa punya dua maf'ul bih sekaligus (fi'il muta'addi ila maf'ulain), misalnya fi'il yang bermakna "memberi" (أَعْطَى) atau "menyangka" (ظَنَّ، حَسِبَ). Sebaliknya, fi'il yang tidak butuh objek sama sekali disebut fi'il lazim.

Contoh

كَتَبَ عَلِيٌّ الدَّرْسَ

"Ali menulis pelajaran itu"

الدَّرْسَ maf'ul bih, manshub dengan fathah karena isim mufrad.

أَعْطَيْتُ الْفَقِيرَ دِرْهَمًا

"Aku memberi orang fakir itu satu dirham"

أَعْطَى termasuk fi'il yang punya dua maf'ul bih: الْفَقِيرَ dan دِرْهَمًا.