Kembali ke jalur belajar
NAHWU -- BAB 7 Matan Al-Jurumiyah

Mengenal Fa'il, Pelaku Pekerjaan

Al-Fa'il

Fa'il adalah isim marfu' yang disebutkan setelah fi'il, menunjukkan pelaku dari pekerjaan yang dilakukan fi'il tersebut. Ciri khas susunan fa'il dalam bahasa Arab: - Fi'il selalu diletakkan lebih dulu, baru diikuti fa'il-nya (berbeda dengan bahasa Indonesia yang subjeknya di depan). - Fa'il selalu marfu', apa pun jenis kalimatnya. - Jika fa'il berupa isim mudzakkar (laki-laki) jamak atau tatsniyah, fi'ilnya tetap berbentuk tunggal (mufrad) — ini salah satu ciri khas bahasa Arab yang sering keliru diterjemahkan. Jika pelaku pekerjaan tidak disebutkan (dihilangkan atau tidak diketahui), kedudukannya digantikan oleh naib fa'il — objek yang "naik pangkat" menjadi subjek, dengan fi'ilnya diubah ke bentuk pasif (majhul).

Contoh

قَامَ الطُّلَّابُ

"Murid-murid itu telah berdiri"

قَامَ tetap berbentuk tunggal meski الطُّلَّابُ (fa'il) berbentuk jamak — kaidah khas bahasa Arab.

كُتِبَ الدَّرْسُ

"Pelajaran itu telah ditulis (oleh seseorang)"

Pelakunya tidak disebut, sehingga الدَّرْسُ menjadi naib fa'il dan fi'ilnya berbentuk pasif كُتِبَ.